“Merawat dengan Hati, Mengasah, Mengasih, Mengasuh.”
Griya Lansia Klaten menjadi tempat bernaung bagi lansia dhuafa yang sakit, hidup sendiri, dan tidak memiliki pendamping. Anda bisa membantu dengan satu laporan, atau dengan donasi.
Ingin ikut membersamai? Bergabung jadi relawan →
Foto: bangunan Griya Lansia Klaten (liputan UmmatTV, 11 Oktober 2026)
Tidak sedikit lansia yang harus menjalani hari tua seorang diri karena keterbatasan ekonomi atau persoalan keluarga. Pintu Griya Lansia terbuka 24 jam untuk mereka, dengan perawatan yang manusiawi dan bermartabat.
Makan lansia terpenuhi setiap hari.
Dibantu menjaga kebersihan diri dengan layak.
Perawatan bagi lansia yang sedang sakit.
Pendampingan saat harus menjalani pemeriksaan di rumah sakit.
Pintu terbuka selama 24 jam bagi lansia yang membutuhkan pertolongan.
Ketenangan, perhatian, dan perawatan yang manusiawi.
Setiap simbah datang dengan ceritanya sendiri. Demi menjaga kehormatan mereka, kami tidak menampilkan nama maupun wajah, hanya gambaran umum agar Anda tahu seperti apa perawatan yang dijalani setiap hari.
Kelompok terbanyak. Membutuhkan perawatan telaten setiap hari, dari makan, kebersihan, sampai latihan bergerak.
Sebagian rutin kontrol dan berobat ke rumah sakit tanpa harus menginap.
Membutuhkan pengobatan dan pendampingan yang berkelanjutan.
Perlu perhatian khusus pada makan, minum, dan kenyamanan sehari-hari.
Mudah lupa dan bingung, sehingga perlu ditemani dan diarahkan dengan sabar.
Hidup dengan kebutuhan pendampingan khusus sejak lama dan kini lanjut usia.
Pemulihan yang lama dan perlu dijaga agar tidak jatuh lagi.
Perlu pengaturan makan dan pemeriksaan agar kondisinya tetap terjaga.
Sebagian dulunya tunawisma, hidup di jalan tanpa keluarga yang mendampingi.
Dengan kondisi seperti itu, perawatannya tidak bisa asal-asalan. Griya Lansia didampingi tenaga kesehatan agar simbah dirawat dengan benar dan tetap bermartabat.
Bila hati Anda tergerak, ikut berdonasi atau bergabung jadi relawan.
Yayasan mengajak warga untuk peka pada tetangga, kerabat, atau saudara seiman yang sakit, hidup sendiri, dan terlantar. Cukup sampaikan informasinya kepada pihak yayasan.
Dukungan Anda membantu keberlangsungan layanan Griya Lansia: makan, kebersihan, perawatan kesehatan, dan pendampingan ke rumah sakit. Sekecil apa pun sangat berarti.
Setelah berdonasi, kirim bukti transfer lewat WhatsApp agar yayasan dapat mencatat dan mengucapkan terima kasih.
“Memuliakan lansia hari ini merupakan bagian dari ikhtiar menjaga martabat dan mempersiapkan masa depan kita semua.”
Kutipan: UmmatTV, 11 Oktober 2026.
Selain donasi, Anda bisa ikut merawat langsung. Relawan di Griya Lansia bukan sekadar membantu, tetapi diterima sebagai bagian dari keluarga besar kami.
Pengabdian ini dijalani dengan ikhlas, tanpa imbalan gaji.
Kebutuhan makan harian dan keperluan saat sakit ikut ditanggung yayasan.
Harapannya relawan menemani program ini hingga usia lanjut, dan semoga kelak berkumpul di surga dengan rahmat Allah.
Ketentuan lebih rinci dibicarakan langsung dengan pengurus yayasan.
Kepedulian saja tidak cukup untuk merawat lansia yang sakit. Karena itu Griya Lansia bekerja bersama orang-orang yang memahami dunia kesehatan.
Beberapa media telah memberitakan keberadaan Griya Lansia Klaten dan kepedulian di Desa Jungkare.

Griya Lansia Klaten
Desa Jungkare, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah — di samping Mushola At-Taqwa.
Lansia dhuafa yang sakit, terlantar, dan tidak memiliki pendamping.
Pemenuhan kebutuhan makan, kebersihan diri, perawatan kesehatan, dan pendampingan saat harus menjalani pemeriksaan di rumah sakit. Pintu terbuka selama 24 jam.
Sampaikan informasinya kepada pihak yayasan lewat WhatsApp (tombol “Laporkan lansia terlantar”) agar dapat ditindaklanjuti. Untuk ketentuan lebih rinci, silakan tanyakan langsung kepada yayasan.
Transfer ke rekening yayasan pada bagian “Ikut donasi”, lalu kirim bukti transfer lewat WhatsApp untuk konfirmasi.
Relawan bersifat sukarela, tanpa gaji, dan diterima sebagai bagian dari keluarga Griya Lansia. Hubungi Pak Agus lewat tombol “Chat Pak Agus untuk jadi relawan” pada bagian relawan, lalu ketentuan rincinya dibicarakan langsung.
Desa Jungkare, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, di samping Mushola At-Taqwa. Gunakan tombol Google Maps di bagian lokasi.
Laporkan lansia yang membutuhkan, atau ikut berdonasi. Merawat dengan hati, bersama-sama.